Postingan

Menulis: Dari Belajar hingga Menginspirasi

Gambar
Resume ke-3  Jum'at, 24 April 2026  Nara Sumber Aam Nurhasanah, S.Pd. Moderator Eka Yulia, M. Pd. Malam ini ditempat saya hujan turun dengan derasnya. walaupun di luar hujan, suasana dingin namun di kelas ini tetap suasananya terasa hangat dan bersahabat. Pertemuan ke-3 malam ini, kelas dibuka dengan sapaan dengan bahasa yang mana bagi saya sendiri bahasanya sangatlah asing. saya penasaran ini bahasa apa ya? ini bunyi sapaannya  "Tabe Salamat Lingu Nalatay. Salam Sahujud Karendem Malempang Adil Katalino Bacuramin Kasaruga Basengat Kajubata. Arus, Arus, Arus! Salam yang terakhir adalah Salah khas Suku Dayak Kalimantan Tengah (dari Tabe sampai Kajubata) yang akan dijawab oleh audien dengan pekik semangat Arus, Arus, Arus!"kata bu Eka Yulia beliau moderator di kelas malam ini.  Bu eka juga melontarkan pantun malam ini,  Burung Belibis hinggap di dahan Berkicau riang di barisan cemara menulislah perlahan-lahan Belajar riang ditemani momod Eka Masya Allah, setelah be...

Ketika Kata Menemukan Rumahnya di Blog

Gambar
Resume ke-2  Selasa, 21 April 2026  Nara Sumber Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd. Moderator Widya Arema Pertemuan ke-2 malam ini suasana kelas terasa hangat, kelas dibuka oleh moderator yang energik. Setiap sapaan menghangatkan dan menyulut semangat untuk membara.  Moderator membuka kelas dengan informasi yang berkesan beliau mengatakan bahwa banyak sarana dan media untuk berbagi karya. Mulai dari paper, diary, bahkan konon banyak sejarah terungkap lewat prasasti, tulisan prasejarah. Seiring roda waktu yang berotasi, kita mengenal media online untuk memahat karya kita. Pertemuan ke-2 malam ini materi yang akan disampaikan oleh bu Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd. adalah tentang “Menulis Resume di Blog’. Beliau adalah sosok yang telah banyak mengukir prestasi, banyak buku yang telah beliau tulis diantaranya buku solo dan buku antologi. Bahagia bisa mengenal beliau walaupun melalui kelas online. Untuk sesi awal beliau menyampaikan tips penulisan resume dan berbagi t...

Kata Sayang Dari Uniku

Mendengar kata sayang dari seseorang merupakan moodboster yang luar biasa. Apalagi dari seorang uni yang belakangan jarang ketemu. Dikarenakan sama-sama fokus di kelas masing-masing. Ketemuan hanya disaat berpapasan mau berwudhuk dan itupun hanya sebentar. Mendapatkan chat dari beliau rasanya ada yang membuat relung hati terisi dengan sangat apik. Sehingga dengan adanya kata “adiak sayang” dari beliau tanpa sengaja membuat hati bergetar sehingga tanpa sengaja air mata ikut berlinang. Dikarenakan anak pertama perempuan jadi diriku memang sangaat jarang dapat kata sayang. Dikarenakan aku tidak memiliki kakak. Yang aku punya hanya abang, namanya anak laki-laki sesuai dengan karakternya cuek dan merupakan hal yang tidak biasa mengucapkan kata sayang kepadaku. Ungkapan hati menyatakan betapa bahagianya diri ini mendapatkan kata sayang dari orang-orang di sekitarku. Walaupun diriku tidak memiliki kakak tetapi orang-orang baik disekitarku telah banyak memberikan bukti bahwa mereka sangat saya...

Surat Kecil Dari Inaya

Mendapatkan surat kecil dari seseorang merupakan sebuah kebahagiaan. Apalagi sosok itu adalah yang cantik, baik hati dan cerdas. Bahagia sekali rasanya mendapatkan ucapan terima kasih. Terharu rasanya disaat membaca suratnya. Surat imut yang ditulis dengan tulisan yang rapi dan indah. Bahagia bisa membersamainya dari kelas 1. Hampir dua tahun kebersamaan kami. Kebersamaan yang tidak biasa sehingga menjadi ikatan yang tak mampu dipisahkan. Terima kasih atas surat cintanya sayang. Satu kata yang ustadzah rasa disaat menerima dan membaca surat darimu yaitu Bahagia. Semoga dengan apa yang telah ustadzah ajarkan membuat dirimu semakin pintar, rendah hati dan cerdas. Semoga kesuksesan selalu bersamamu ya, nak. Goresan ini spesial untuk anak muridku yang bernama Inaya Rafa Zadya. Kelas 1 di kelas Arrayyan dan sekarang kelas 2 Arrayyan. Love you so much… Terima kasih atas surat kecilnya sayang.

Rasa Rindu yang Tidak Biasa

Sudah tiga hari para pejuang-pejuang tangguh BDR (Belajar Dari Rumah). Dikarenakan UAS kelas 6. Disaat selesai mengawas ujian langsung masuk kelas sembari istirahat, sholat dan makan. Suasana kelas hening dan sepi. Sehingga disaat menatap sekeliling yang ada hanyalah meja berwarna pink, kursi biru, papan tulis, papan mading, tempat portofolio anak-anak dan ada juga pojok pustaka kelas. Ada juga bagian-bagian lain yang pastinya semuanya membisu. Biasanya kelas ini selalu ramai dengan para pejuang tangguh. Generasi emas yang akan sukses dimasa depan dengan perubahan-perubahan terbaik untuk kebaikan orang banyak. Ada rasa yang terus mengusik di dalam dada. Rasa rindu yang teramat dalam akan sosok yang gagah dan cantik. Itulah para peserta didikku yang hampir setiap hari ada saja kegiatan yang mengeratkan jalinan diantara kami. Apa khabar anak-anak hebat? Adakah rindu yang sama dengan yang ustadzah rasakan? Berharap anak-anak ustadzah semuanya sehat, semangat dan optimis dalam melakukan se...

Jangan Biarkan Dirimu Terjebak

Disaat hatimu bersedih akan ketidakberdayaan dirimu menguasai rasa yang membuat dadamu sesak dan bahkan air mata juga ikut andil jatuh dipipimu. Apa yang mesti kau lakukan duhai diri? Akankah dirimu ingin berlama-lama dan larut disuasana itu atau meratapi diri dengan ketidakmampuan menyelesaikan apa yang telah Allah takdirkan untuk engkau menerima dan menghadapinya. Seberapa sedihkah dirimu duhai diri, melihat sesuatu yang yang nyata dipelupuk matamu. Ketidakberdayaan yang membuat berputus asa. Ayooo laaah… jangan biarkan dirimu larut terlalu lama. Jangan biarkan dirimu kalah hanya dikarenakan ketidakberdayaanmu. Biarlah dada merasa sesak, biarlah air mata mengalir sederas-derasnya. Yang penting jangan sampai putus asa merongrong dirimu secara keseluruhan sehingga dirimu tak bisa berkutik lagi. Jangaan… jangaaan sampai seperti itu. Yakinkan sajalah dirimu duhai diri bahwa semua ini akan berlalu. Hadapilah semua walau harus ada pengorbanan dada yang sesak dan air mata membasahi pipi. In...

Disaat Ada Masukkan, Maka Mulailah Berbenah

Pagi ini bertemu dengan seorang ibu yang mana beliau sengaja datang ke sekolah untuk memghadiri seminar hasil kelulusan peserta didik baru untuk tahun ajaran 2022/2023. Sosok yang humble penuh dengan senyum telah membawa kami sharing tentang anak dan sekolah. Kalau menurutku beliau adalah orang tua idaman karena tahu kondisi anak beliau dan tau perkembagan anak beliau dari tahun ke tahun. Rasa peduli ke sekolah juga beliau sampaikan dengan ide-ide yang pasti untuk kemajuan sekolah. Kejujuran yang beliau rasakan akan pelayanan di sekolah menjadi masukan-masukan pisitif untuk sekolah. Setengah jam sebelum acara seminar dimulai beliau sudah datang. Sangat menarik dan bisa dijadikan contoh bagi siapapun. Beliau memanfaatkan waktu dengan bersilaturrahmi dengan guru-guru anak beliau. Betapa dunia pendidikan akan maju bila para tua peduli dan memiliki ide-ide yang bagus untuk kemajuan sekolah. Satu hal yang masih teringat kata-kata beliau adalah semua guru harus memiliki kwalitas yang sama da...