Jangan Tangisi Kepergianku

“Jika suatu hari aku pergi jauh darimu, jangan salahkan waktu, jangan pula membenci takdir. Karena mungkin Rabb sedang memanggil langkahku menuju jalan yang tak bisa lagi kau temani. Ada perpisahan yang memang tidak diciptakan untuk dipahami, hanya untuk diterima dengan hati yang perlahan belajar ikhlas. Dan bila nanti namaku hanya tinggal kenangan di ingatanmu, jangan tangisi kepergianku terlalu lama… cukup simpan aku di sudut paling tenang dalam hatimu, tempat doa-doa diam masih hidup tanpa suara.”

“Kelak kau akan mengerti, bahwa mencintai seseorang tidak selalu berarti memilikinya sampai akhir. Kadang Rabb hanya mempertemukan dua hati untuk saling menguatkan, lalu memisahkannya agar keduanya kembali bergantung hanya kepada-Nya. Jika nanti malam terasa lebih sunyi tanpaku, jangan cari aku di dunia yang telah jauh. Temuilah aku di setiap doa setelah sujudmu. Sebab mungkin tubuhku telah hilang dari pandanganmu, namun namaku masih disebut langit saat kau memohon kepada Rabb dengan air mata yang jatuh diam-diam. Dan bagian paling menyedihkan dari kehilangan adalah ketika seseorang masih hidup di hatimu… tetapi tak lagi bisa kau peluk, kau dengar suaranya, ataupun kau temui hingga akhir waktu.”

“Dan bila suatu hari kau benar-benar merindukanku sampai dadamu terasa sesak, peluklah hatimu sendiri dan bisikkan pada Rabb bahwa kita pernah saling menemukan di dunia yang sementara ini. Jangan meminta waktu diputar kembali, karena beberapa manusia memang hadir hanya untuk meninggalkan jejak, bukan untuk menetap selamanya. Aku mungkin akan hilang dari harimu, dari tawamu, bahkan dari cerita yang biasa kita ulang bersama. Namun percayalah, ada bagian dari diriku yang akan tetap tinggal di setiap doa baikmu. Sampai akhirnya kita sama-sama sadar… bahwa perpisahan paling menyakitkan bukan tentang siapa yang pergi, tetapi tentang seseorang yang masih sangat dicintai, namun hanya bisa ditemui lewat kenangan dan doa kepada Rabb semata.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proofreading: Ketika Detail Kecil Mengubah Segalanya

Menulis Bukan Bakat Tapi Keberanian Untuk Memulai

Menulis: Dari Belajar hingga Menginspirasi