Sederhana Tapi Mengesankan
Kamis, 10 September 2026
Hari kedua anak-anak murid kesayangan kami belajar dari rumah. Kondisi asap yang masih cukup tebal membuat proses belajar mengajar kembali dilaksanakan dari rumah.
Alhamdulillah, hari pertama pembelajaran jarak jauh telah terlaksana dengan sangat baik. Semua kegiatan berjalan sesuai dengan yang diharapkan, tentu berkat kerja sama yang luar biasa antara anak-anak, Ayah dan Bunda, serta para ustadz/ah.
Hari kedua ini terasa sedikit berbeda dan istimewa. Ada tugas PJOK yang meminta anak-anak mempraktikkan gerakan melempar bola. Sederhana memang tugasnya, tetapi ternyata menyimpan cerita yang begitu indah.
Yang membuat hati kami terharu adalah melihat foto-foto yang dikirim Ayah dan Bunda ke grup kelas. Ada anak yang bermain bersama Bundanya, melempar bola bersama Ayahnya, bahkan ada pula yang melibatkan saudara dalam tugasnya. Tanpa disadari, sebuah tugas sekolah telah berubah menjadi momen kebersamaan keluarga yang hangat dan penuh cinta.
Barangkali bagi kita, kegiatan melempar bola itu hanyalah bagian dari tugas pembelajaran. Namun bagi anak-anak, bisa jadi hari ini akan tersimpan sebagai salah satu long memory dalam perjalanan masa kecil mereka—tentang Ayah yang meluangkan waktu, Bunda yang menemani dengan sabar, saudara yang ikut tertawa, dan rumah yang sejenak berubah menjadi ruang belajar sekaligus ruang tumbuh bersama.
Sebab pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang apa yang anak-anak pelajari dari buku. Ada pelajaran yang jauh lebih dalam yang mereka dapatkan dari kebersamaan: bahwa mereka dicintai, ditemani, didukung, dan bahwa belajar bisa menjadi kenangan indah bersama orang-orang yang mereka sayangi.
Semoga kebersamaan hari ini selalu melekat di hati, ya, Nak.
Semoga kelak ketika kalian dewasa, kenangan sederhana tentang melempar bola bersama Ayah, Bunda, atau saudara ini menjadi salah satu memori yang membuat hati kalian tersenyum.
Dan untuk Ayah dan Bunda, semoga sweet memory hari ini menjadi penyejuk hati—bahwa di tengah keadaan yang tidak selalu mudah, Allah masih menghadirkan kesempatan untuk menciptakan kenangan indah bersama buah hati.
Apresiasi spesial dari ustadz/ah untuk Ayah dan Bunda atas kerja sama yang begitu luar biasa dan paripurna. Terima kasih telah menjadi bagian penting dalam setiap proses belajar anak-anak kami.
Semoga setiap waktu, tenaga, kesabaran, dan kebersamaan yang Ayah Bunda berikan menjadi amal yang bernilai di sisi Allah. Semoga Allah menjaga anak-anak kita, menjaga keluarga kita, dan meridai setiap ikhtiar kecil yang kita lakukan untuk membersamai tumbuh kembang mereka.
Karena mungkin hari ini terlihat sederhana bagi kita, tetapi bisa jadi kelak menjadi kenangan yang paling mereka rindukan.
Aamiin ya Rabbal 'alamiin. π€²π»π€²π»π€²π»
Komentar
Posting Komentar