Membangun Semangat Literasi Melalui Majalah Sekolah

Resume ke-16

Senin, 25 Mei 2026 

Nara Sumber : Widya Arema

Moderator : Mutmainah, M.Pd


Malam ini kelas KBMN sangat berkesan bagi saya, Moderator yang inspiratif dan narasumber yang bagi saya sosok special di bidang literasi. Saya kagum dengan perjuangan beliau memulai membuat majalah sekolah. Perjuangan yang tidak pernah mengkaji biaya tetapi pergerakan yang datangnya dari hati dan semangat yang membara. 

Materi tentang pengelolaan majalah sekolah ini sangat membuka wawasan tentang pentingnya majalah sebagai:

1. Media komunikasi, 
2.     Kreativitas 
3. Publikasi sekolah. 

Majalah sekolah bukan hanya tempat menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi wadah untuk menampilkan karya, prestasi, serta kegiatan positif guru dan siswa.

Majalah sekolah dikelola oleh tim redaksi yang memiliki tugas berbeda namun saling melengkapi  seperti :

1. Pimpinan redaksi
2. Editor
3. Reporter
4. Fotografer
5. Layout
6. Bendahara. 

Kekompakan tim menjadi kunci utama agar majalah dapat terbit dengan baik dan menarik.

Dalam menerbitkan majalah diperlukan beberapa langkah penting:
1. Mulai dari menyusun ide dan konsep
2. Membuat proposal
3. Mencari sponsor
4. Menentukan tema
5. Memilih isi artikel, hingga proses percetakan dan publikasi.

Isi majalah sekolah dapat berupa:

1. Berita kegiatan sekolah, 
2. Profil guru 
3. Siswa berprestasi
4. Karya siswa 
5. Kuiz 
6. Informasi sekolah
7. Artikel edukatif
8. Hiburan yang menarik bagi pembaca.

Pemilihan nama majalah, tema, bahasa, cover, dan layout harus dibuat:

1. Kreatif
2. Komunikatif
3. Mudah dipahami
4. Sesuai dengan usia pembaca 

Majalah sekolah memiliki banyak manfaat:

1. Menjadi sarana komunikasi sekolah dengan orang tua dan siswa, 
2. Media publikasi sekolah
3.     Wadah kreativitas
4. Menambah nilai positif sekolah terutama dalam akreditasi.

Selain kemampuan menulis dan desain, tim majalah juga perlu terus meningkatkan:

1. Kemampuan melalui pelatihan dan 
2. Belajar bersama agar majalah selalu berkembang 
3. Mengikuti perkembangan zaman.

Saya sangat kagum kepada narasumber karena telah menyampaikan materi dengan jelas, detail, dan penuh inspirasi. Materi yang diberikan tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk terus berkarya dan mengembangkan kreativitas melalui majalah sekolah.

Terima kasih kepada narasumber atas ilmu, motivasi, dan pengalaman yang telah dibagikan. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat, menjadi amal kebaikan, dan dapat menginspirasi banyak orang untuk terus belajar, menulis, dan berkarya demi kemajuan sekolah. Saya bertekan akan menjadi lentera literasi di sekolah saya, memang betul kata bu Widya : mulai saja dulu dari diri sendiri”. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proofreading: Ketika Detail Kecil Mengubah Segalanya

Menulis Bukan Bakat Tapi Keberanian Untuk Memulai

Menulis: Dari Belajar hingga Menginspirasi