Menulis untuk Bertumbuh dan Berprestasi
Resume ke-13
Senin, 18 Mei 2026
Nara Sumber : Rita Wati, M.Kom
Moderator : Edmu Yulfizar Syakura, Gr. M.Pd.
KBMN PGRI #34 malam ini mengajarkan bahwa sebuah prestasi besar sering kali berawal dari langkah kecil dan keberanian untuk mencoba. Ibu Rita Wati menceritakan perjalanan beliau yang dahulu hanyalah seorang guru biasa yang sangat sibuk mengurus Dapodik, ANBK, E-Rapor, website sekolah, hingga media sosial sekolah. Bahkan untuk mengikuti lomba tingkat kecamatan saja beliau merasa belum percaya diri.
Namun semuanya berubah sejak beliau mengenal Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN). Dari sanalah pola pikir beliau berubah. Menulis yang awalnya hanya dianggap aktivitas biasa ternyata mampu membuka banyak jalan prestassi. Dalam waktu sekitar lima tahun, beliau berhasil meraih puluhan prestasi mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional. Prestasi-prestasi tersebut banyak berasal dari kegiatan menulis, blog, dan video kreatif.
Yang paling mengagumkan, kemampuan menulis membawa beliau mendapatkan kesempatan luar biasa seperti melanjutkan S2 melalui jaluur prestasi tanpa tesis, mengikuti program CS50x bersama dosen Harvard University, hingga menjadi volunteer kerja sama Kemendikdasmen dengan Korea Selatan. Semua itu bermula dari keberanian belajar dan konsisten menulis.
Saya sangat kagum kepada Ibu Rita Wati, M.Kom. karena beliau membuktikan bahwa guru biasa pun bisa menjadi luar biasa jika mau belajar, mencoba, dan tidak menyerah dengan keadaan. Penyampaian beliau juga sangat sederhana, jujur, dan mudah dipahami sehingga membuat saya semakin yakin bahwa menulis bukan hanya tentang merangkai kata, tetapi juga tentang membuka pintu kesempatan dan masa depan yang lebih luas.
Tips dan Trik Menulis dari Bu Rita Wati:
1. Menemukan gaya dan keunikan dalam menulis.
2. Mengembangkan Keterampilan Menulis
3. Belajar teknik-teknik menulis yang efektif.
4. Mengatasi Hambatan dan Kegagalan
5. Menerima kritik dan rejections sebagai bagian dari proses.
Manfaat Menulis
1. Menginspirasi dan Mempengaruhi
Tulisan yang baik dapat memberikan semangat, mengubah cara pandang seseorang, bahkan menggerakkan orang lain untuk melakukn hal-hal positif.
2. Memperluas Wawasan dan Pengetahuan
Dengan menulis, kita terdorong untuk terus belajar, mencari informasi baru, dan memahami berbagai hal lebih dalam.
3. Meredakan stres
Menulis dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi beban yang dirasakan dalam hati.
4. Membantu memecahkan masalah dengan lebih baik
Saat menulis, pikiran menjadi lebih teratur sehingga lebih mudah menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.
5. Menyalurkan perasaan dan isi hati
Menulis menjadi tempat untuk mengungkapkan perasaan, ide, dan keinginan dengan bebas.
6. Memperbaiki suasana hati
Menulis dapat membuat hati terasa lebih lega, tenang, dan nyaman setelah menuangkan apa yang dirasakan.
7. Meningkatkan daya ingat
Kebiasaan menulis membantu otak lebih mudah mengingat informasi dan pengalaman yang telah dipelajari
Tips Menulis
- Menulis topik yang disukai.
- Menguasai diri sendiri
- Menulis semua ide yang muncul.
- Membuat judul yang menarik.
- Fokus pada topik pembahasan.
- Memperbanyak membaca buku sejenis.
- Sering berlatih menulis.
- Memilih diksi atau kata yang tepat.
- Menambahkan perumpamaan agar tulisan lebih hidup.
- Melakukan riset untuk memperkuat isi tulisan.
- Menampilkan ekspresi dan emosi dalam tulisan agar lebih menyentuh pembaca.
Agar tulisan bisa dilirik juri dan mampu bersaing dengan banyak peserta, penulis harus memperhatikan beberapa hal penting.
Sebelum mulai menulis, hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca syarat dan ketentuan lomba dengan teliti.
Banyak peserta gagal bukan karena tulisannya buruk, tetapi karena tidak mengikuti aturan seperti jumlah kata, tema, format, atau batas waktu pengumpulan.
Tulisan yang menarik adalah tulisan yang memiliki keaslian dan pengalaman nyata. Jika tema lomba tentang pendidikan digital, maka jangan hanya menulis teori, tetapi ceritakan pengalaman, inovasi, atau cara unik yang pernah dilakukan sendiri di sekolah atau di kelas.
Pengalaman nyata biasanya lebih kuat dan lebih mudah menyentuh pembaca maupun juri.
Tulisan yang baik bukan hanya menyentuh perasaan, tetapi juga memiliki data atau bukti pendukung. Misalnya dengan menambahkan dokumentasi kegiatan, foto, video, atau fakta yang relevan.
Perpaduan antara cerita yang menyentuh dan data yang kuat akan membuat tulisan lebih meyakinkan dan bernilai.
Malam ini benar-benar menyadarkan saya bahwa menulis bukan hanya tentang kata-kata, tetapi tentang keberanian meninggalkan jejak kebaikan dan inspirasi bagi banyak orang. Dari kisah dan pengalaman yang dibagikan, saya belajar bahwa guru biasa pun bisa meraih prestasi luar biasa jika mau terus belajar, mencoba, dan konsisten berkarya.
Terima kasih kepada Ibu Rita Wati atas ilmu, semangat, dan motivasi yang begitu tulus malam ini. Saya sangat kagum karena beliau mampu membuktikan bahwa menulis dapat membuka jalan menuju prestasi, mimpi, bahkan kesempatan dunia. Semoga ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah dan semakin banyak guru yang tergerak untuk berani menulis, berkarya, dan percaya pada potensi dirinya sendiri.

Komentar
Posting Komentar